KABAR ACEH ID - Pasangan suami istri tewas dalam kecelakaan antara sepeda motor Honda PCX dan truk wing box di Jalan Sultan Agung, kawasan Flyover Kranji, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kecelakaan terjadi pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026.
Kasie Humas Polres Bekasi Kota AKP Suparyono mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, sepeda motor PCX yang dikendarai korban melaju dari arah Bekasi Kota menuju Jakarta.
Di lokasi kejadian, sebuah truk wing box melaju dari arah yang sama. Polisi menduga pengemudi truk tidak melihat keberadaan sepeda motor tersebut hingga terjadi tabrakan.
"Pengemudi Wing Box diduga tidak melihat ada pengendara roda dua di Jalan Sultan Agung Jembatan Kranji sehingga terjadi tabrakan," kata Suparyono dalam keterangannya, Ahad, 16 Agustus 2026.
Baca Juga: Yukie Pas Band Kecelakaan di Bandung, Kepala Dijahit 10 Jahitan
Akibat kecelakaan tersebut, dua korban yang merupakan pasangan suami istri meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi.
Barang bukti sepeda motor yang terlibat kecelakaan telah diamankan dan dibawa ke Kantor Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota untuk kepentingan penanganan perkara.
Anak Korban Dilaporkan Selamat
Informasi mengenai kecelakaan tersebut sebelumnya beredar melalui media sosial. Salah satu unggahan menyebut kecelakaan melibatkan sepeda motor PCX dan truk *wing box*. Unggahan itu juga menyebut seorang anak korban selamat dalam kecelakaan.
Namun, hingga Ahad, kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai identitas maupun kondisi anak tersebut.
Baca Juga: Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 47 Orang, Ini Jejak Gempa Besar di Flores dan Sekitarnya
Kecelakaan juga sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar Flyover Kranji mengalami perlambatan. Petugas melakukan penanganan dan evakuasi korban di lokasi.
Polisi masih menangani kecelakaan tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian dan faktor yang menyebabkan tabrakan. Dugaan bahwa pengemudi truk tidak melihat sepeda motor merupakan keterangan awal kepolisian dan masih menjadi bagian dari penanganan perkara.
Kecelakaan ini kembali menunjukkan risiko bagi pengendara sepeda motor ketika berada di sekitar kendaraan besar. Posisi kendaraan yang lebih kecil dapat berada di luar bidang pandang pengemudi truk, terutama di jalur dengan arus lalu lintas padat.