KABAR ACEH ID - Sejumlah pelabuhan di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami kerusakan setelah gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kementerian Perhubungan memperketat pemeriksaan fasilitas pelabuhan untuk memastikan keselamatan pengguna jasa.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Muhammad Masyhud meminta seluruh unit pelaksana teknis (UPT) di wilayah terdampak meningkatkan pemantauan sedikitnya selama 24–48 jam setelah gempa.
“Kami telah instruksikan kepada seluruh UPT terdampak untuk meningkatkan monitoring sekurang-kurangnya 24–48 jam,” kata Masyhud dalam keterangan resminya, Minggu, 16 Agustus 2026.
Pemeriksaan mencakup struktur dermaga, trestle, apron, fender, bollard, terminal penumpang, fasilitas listrik dan BBM, peralatan bongkar muat, alur pelayaran, serta akses menuju pelabuhan.
Baca Juga: BBM Flores Pascagempa: 32 dari 52 SPBU Kembali Beroperasi
Fasilitas yang mengalami keretakan, deformasi, atau indikasi kerusakan struktural tidak akan dioperasikan sebelum dinyatakan aman berdasarkan pemeriksaan teknis.
Pelabuhan Maumere Rusak
Kerusakan cukup berat dilaporkan di Pelabuhan Laurentius Say, Maumere. Bagian dermaga dan bangunan terminal penumpang roboh akibat guncangan.
Saat gempa terjadi, KM Bukit Siguntang tengah bersandar di pelabuhan tersebut. Kemenhub menyatakan pengamanan dilakukan terhadap kapal, penumpang, awak kapal, petugas, dan area pelabuhan yang terdampak.
Kerusakan juga ditemukan di kawasan Pelabuhan Labuan Bajo. Di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, tembok kantor dan terminal penumpang serta bagian dermaga mengalami keretakan.
Baca Juga: Gempa NTT M 7,7, Dasco Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas Penanganan
Sementara di Pelabuhan Multipurpose Wae Kelambu, keretakan ditemukan pada tembok bangunan kantor dan gudang.
Aktivitas pelayaran di kawasan Labuan Bajo sempat terganggu setelah gempa dan peringatan dini tsunami dikeluarkan. Layanan kemudian dibuka kembali setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencabut peringatan tersebut dan fasilitas dinyatakan aman untuk digunakan.
Pelabuhan Marapokot Mengalami Penurunan
Artikel Terkait
BMA Aceh Dorong Regenerasi Ulama, Mubahasah Ulama Muda Digelar di Bireuen
Gempa NTT Ganggu 200 BTS di 10 Kabupaten, Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Dikebut
Miras Dilarang di Indramayu, Lucky Hakim Perintahkan Razia hingga Penjualan Berbasis Gimik
Bullying Siswa SMK Kebumen Berujung Laporan Polisi, Terduga Pelaku Diamankan
BBM Flores Pascagempa: 32 dari 52 SPBU Kembali Beroperasi