Selasa, 18 Agustus 2026

Bantuan Presiden Prabowo untuk Korban Gempa NTT, 4.925 Paket Sembako Tiba

Photo Author
Umar Effendy, Kabaraceh.id
- Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:43 WIB
Bantuan logistik berupa paket sembako dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8/2026)
Bantuan logistik berupa paket sembako dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8/2026)

KABAR ACEH ID - Sebanyak 4.925 paket sembako bantuan Presiden Prabowo Subianto tiba di Nusa Tenggara Timur untuk warga terdampak bencana. Bantuan dikirim melalui jalur udara dan tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, serta Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Ahad, 16 Agustus 2026.

Bantuan tersebut dikirim menggunakan pesawat Hercules A-1343 dan A-1318 pada 15 Agustus 2026. Pengiriman melalui udara dilakukan untuk mempercepat distribusi logistik ke wilayah yang membutuhkan penanganan darurat.

Dari total bantuan yang tiba, 1.725 paket dikirim ke Maumere. Sebanyak 1.000 paket akan langsung disalurkan kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Sikka, sedangkan 725 paket lainnya diperuntukkan bagi warga di Kabupaten Ende.

Adapun 3.200 paket tiba di Labuan Bajo. Bantuan tersebut akan didistribusikan ke Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, dan Nagekeo.

Baca Juga: Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 47 Orang, Ini Jejak Gempa Besar di Flores dan Sekitarnya

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan distribusi bantuan dilakukan melalui koordinasi BNPB, pemerintah daerah, dan unsur terkait.

"BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus berkoordinasi untuk memastikan bantuan segera diterima masyarakat yang membutuhkan," kata Berton dalam keterangannya, Ahad, 16 Agustus 2026.

Total Bantuan Direncanakan 50.000 Paket

Sebanyak 4.925 paket yang telah tiba merupakan bagian dari rencana distribusi 50.000 paket sembako bagi masyarakat terdampak bencana di NTT.

Dengan pengiriman tahap awal tersebut, masih terdapat 45.075 paket yang akan dikirim secara bertahap. Jumlah dan lokasi penyaluran akan disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan di lapangan.

Baca Juga: Kecelakaan Flyover Kranji Bekasi, Pasutri Tewas Ditabrak Truk Wing Box

Berton mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama pangan, menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam fase awal penanganan darurat.

Distribusi bantuan akan mengacu pada hasil asesmen kebutuhan di setiap daerah terdampak. Cara ini dilakukan agar bantuan tidak hanya cepat tiba, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Pengiriman melalui jalur udara menjadi salah satu pilihan untuk mempercepat rantai pasok bantuan, terutama ketika akses darat menuju sejumlah wilayah terdampak bencana belum sepenuhnya normal.

Halaman:

Editor: Umar Effendy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X