peristiwa

Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 47 Orang, Ini Jejak Gempa Besar di Flores dan Sekitarnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:29 WIB
Menyoroti fakta di balik bencana gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur. Berikut ini jejak sejarahnya. ((Instagram.com/@humaskorpsbrimob))

KABAR ACEH ID - Gempa Nusa Tenggara Timur berkekuatan magnitudo 7,7 pada Sabtu, 15 Agustus 2026, menambah panjang catatan bencana seismik di wilayah tersebut. Hingga Ahad, 16 Agustus 2026, sedikitnya 47 orang dilaporkan meninggal dunia.

Data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Ahad pukul 14.30 WIB mencatat korban tersebar di lima daerah. Sebanyak 24 orang meninggal di Kabupaten Manggarai, 17 orang di Manggarai Timur, tiga orang di Sikka, serta masing-masing satu orang di Ngada dan Ende.

Gempa yang berpusat di Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, itu juga merusak permukiman dan fasilitas publik. BNPB mencatat 157 rumah dan 87 fasilitas pendidikan terdampak. Pendataan kerusakan masih berlangsung seiring proses evakuasi dan penanganan di sejumlah wilayah.

Dampak gempa juga menjalar ke sektor transportasi udara. Kementerian Perhubungan mencatat lima bandar udara terdampak, yakni Bandara Komodo-Labuan Bajo, Bandara H. Hasan Aroeboesman-Ende, Bandara Umbu Mehang Kunda-Waingapu, Bandara Frans Sales Lega-Ruteng, dan Bandara Soa-Bajawa.

Baca Juga: Pelabuhan NTT Rusak akibat Gempa, Kemenhub Periksa Enam Fasilitas dan Tunda Operasi yang Belum Aman

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F. Laisa mengatakan kerusakan antara lain berupa retakan dan kerusakan pada bangunan terminal, gedung administrasi, gedung Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK), serta fasilitas pendukung.

“Seluruh personel penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan di lokasi yang terdampak dilaporkan dalam kondisi selamat,” kata Lukman dalam keterangan resminya pada Ahad, 16 Agustus 2026.

Sejumlah unit pelayanan navigasi penerbangan juga terdampak, antara lain Cabang Pembantu Labuan Bajo, Cabang Pembantu Ende, Unit Maumere, Unit Bajawa, dan Unit Ruteng.

Jejak Gempa Besar di NTT

Gempa terbaru kembali mengingatkan pada sejumlah gempa besar yang pernah mengguncang Nusa Tenggara Timur. Wilayah ini berada di kawasan seismik aktif sehingga gempa bumi dan tsunami menjadi salah satu ancaman bencana yang perlu diwaspadai.

Baca Juga: Gempa NTT Ganggu 200 BTS di 10 Kabupaten, Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Dikebut

Berikut sejumlah gempa besar yang tercatat dalam beberapa dekade terakhir:

2026 — Nagekeo

Gempa berkekuatan M 7,7 mengguncang wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Gempa ini menimbulkan korban jiwa dan kerusakan di sejumlah kabupaten.

Halaman:

Tags

Terkini