Selasa, 18 Agustus 2026

Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 47 Orang, Ini Jejak Gempa Besar di Flores dan Sekitarnya

Photo Author
Umar Effendy, Kabaraceh.id
- Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:29 WIB
Menyoroti fakta di balik bencana gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur. Berikut ini jejak sejarahnya.  ((Instagram.com/@humaskorpsbrimob))
Menyoroti fakta di balik bencana gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur. Berikut ini jejak sejarahnya. ((Instagram.com/@humaskorpsbrimob))

1991 — Alor

Pada 4 Juli 1991, gempa berkekuatan M 6,2 mengguncang Kalabahi, Alor. Sebanyak 23 orang dilaporkan meninggal, 181 orang luka-luka, sekitar 5.400 warga kehilangan tempat tinggal, dan lebih dari seribu bangunan rusak.

1989 — Alor Timur

Gempa berkekuatan M 6,4 mengguncang Alor Timur pada 15 Juli 1989. Sejumlah rumah dan fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan.

Baca Juga: Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, Sekitar 2.000 Warga Mengungsi

1975 — Kupang

Pada 30 Juli 1975, gempa berkekuatan M 6,1 mengguncang wilayah Kupang. Gempa tersebut dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa.

Rangkaian catatan tersebut menunjukkan bahwa ancaman gempa di NTT bukan fenomena baru. Namun, besarnya dampak setiap kejadian berbeda-beda, bergantung pada kekuatan gempa, kedalaman dan lokasi sumber, kondisi bangunan, serta tingkat paparan masyarakat.

Gempa M 7,7 pada 15 Agustus 2026 kini menjadi salah satu bencana terbaru yang kembali menguji kesiapan pemerintah dan masyarakat NTT menghadapi ancaman gempa dan tsunami.

Halaman:

Editor: Umar Effendy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X