peristiwa

Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 47 Orang, Ini Jejak Gempa Besar di Flores dan Sekitarnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:29 WIB
Menyoroti fakta di balik bencana gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur. Berikut ini jejak sejarahnya. ((Instagram.com/@humaskorpsbrimob))

2024 — Nagekeo

Pada 25 Januari 2024, gempa berkekuatan M 5,6 mengguncang Nagekeo. Gempa dangkal tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan rumah dan fasilitas umum, tanpa laporan korban jiwa.

2021 — Flores

Pada 14 Desember 2021, gempa besar mengguncang wilayah Flores. Gempa tersebut memicu peringatan dini tsunami dan menyebabkan ribuan warga mengungsi. Sejumlah rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan.

Baca Juga: Gempa NTT M 7,7, Dasco Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas Penanganan

2016 — Sumba Barat

Gempa berkekuatan M 6,6 mengguncang Sumba Barat pada 12 Februari 2016. Sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan.

2015 — Alor

Gempa berkekuatan M 6,2 terjadi di Alor pada 4 November 2015. Sejumlah fasilitas publik dilaporkan mengalami kerusakan.

2004 — Alor

Pada 12 November 2004, gempa berkekuatan sekitar M 7,5 mengguncang wilayah Kalabahi, Alor. Bencana tersebut menyebabkan 31 orang meninggal, sekitar 400 orang luka-luka, serta merusak ratusan rumah dan bangunan.

1992 — Flores

Salah satu gempa paling mematikan dalam sejarah modern NTT terjadi pada 12 Desember 1992. Gempa besar di Flores memicu tsunami yang menghantam sejumlah kawasan pesisir.

Bencana tersebut menyebabkan sekitar 2.500 orang meninggal atau hilang. Maumere menjadi salah satu wilayah yang mengalami kerusakan paling parah, dengan sebagian besar bangunan di kawasan tersebut terdampak.

 

Halaman:

Tags

Terkini