1991 — Alor
Pada 4 Juli 1991, gempa berkekuatan M 6,2 mengguncang Kalabahi, Alor. Sebanyak 23 orang dilaporkan meninggal, 181 orang luka-luka, sekitar 5.400 warga kehilangan tempat tinggal, dan lebih dari seribu bangunan rusak.
1989 — Alor Timur
Gempa berkekuatan M 6,4 mengguncang Alor Timur pada 15 Juli 1989. Sejumlah rumah dan fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan.
Baca Juga: Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, Sekitar 2.000 Warga Mengungsi
1975 — Kupang
Pada 30 Juli 1975, gempa berkekuatan M 6,1 mengguncang wilayah Kupang. Gempa tersebut dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa.
Rangkaian catatan tersebut menunjukkan bahwa ancaman gempa di NTT bukan fenomena baru. Namun, besarnya dampak setiap kejadian berbeda-beda, bergantung pada kekuatan gempa, kedalaman dan lokasi sumber, kondisi bangunan, serta tingkat paparan masyarakat.
Gempa M 7,7 pada 15 Agustus 2026 kini menjadi salah satu bencana terbaru yang kembali menguji kesiapan pemerintah dan masyarakat NTT menghadapi ancaman gempa dan tsunami.