Dari pelabuhan tersebut, keduanya diseberangkan menggunakan KMP Drajat Paciran menuju Pelabuhan Bahaur, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Perjalanan kemudian dilanjutkan melalui jalur darat menuju Kalimantan Timur.
Pada Minggu, 16 Agustus 2026, rombongan telah tiba di Pelabuhan Bahaur.
Selama perjalanan, tim pengawal juga melakukan pemantauan kondisi kedua gajah. Penyemprotan air dilakukan untuk membantu menjaga suhu tubuh Deo dan Sinta selama perjalanan.
Kemenhut menyatakan pengawasan dilakukan sepanjang proses pemindahan untuk memastikan kondisi kedua satwa tetap terjaga hingga tiba di lokasi penempatan baru di Kutai Kartanegara.