Delapan Tuntutan BEM UI
Dalam aksi tersebut, BEM UI membawa delapan tuntutan yang mencakup persoalan ekonomi, korupsi, kebijakan pemerintah, agraria, hingga peran aparat dalam ruang sipil.
Delapan tuntutan tersebut adalah:
1. Menghentikan apa yang disebut BEM UI sebagai penjajahan negara atas rakyat sendiri.
2. Menghentikan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
3. Mewujudkan reforma agraria sejati.
4. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).
5. Mengevaluasi total proyek strategis nasional (PSN) serta menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
6. Menolak pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), serta menyoroti pelaksanaan otonomi daerah.
7. Menetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatera dan Flores serta mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana.
8. Menghentikan tindakan represif dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta membubarkan Yonif Teritorial Pembangunan (YTP).
Aksi BEM UI tersebut berlangsung di tengah pengamanan aparat dalam jumlah besar. Sementara itu, proses pemeriksaan terhadap 21 orang yang diamankan masih berlangsung di Polda Metro Jaya.
Artikel Terkait
Kopdes Merah Putih Dipakai Main Badminton, Menteri Koperasi: Tidak Masalah Selama Belum Beroperasi
Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar Hari Ini, Kuasa Hukum Uji Penetapan Tersangka TPPU
Drumband SMA Diponegoro Kisaran Viral karena Berhenti Bermain di Depan Rumah Duka
Mutasi Lima Pejabat Eselon II Aceh Utara, Sejumlah Kepala Dinas Berganti
Tambang PT MMS di Aceh Selatan Ditolak Tiga Gampong, Dua Keuchik Cabut Rekomendasi