Sebagian pekerjaan fisik fasilitas kesehatan telah memasuki tahap kontrak. Sementara paket penanganan di Ujung Bawang masih menunggu penyesuaian APBK terkait relokasi sarana dan prasarana.
SD Mukti Harapan Direlokasi
Pemulihan sektor pendidikan juga menjadi bagian dari penanganan pascabencana. SD Mukti Harapan di Singkohor mengalami kerusakan lebih dari 90 persen sehingga akan direlokasi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
Baca Juga: Dapur MBG Mojokerto Meledak dan Terbakar, 5 Orang Terluka
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Syam’un Nst, mengatakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menyetujui dukungan anggaran Rp3,5 miliar untuk pembangunan sekolah baru.
Sambil menunggu pembangunan selesai, kegiatan belajar mengajar berlangsung di sekolah darurat.
“Bulan 9 sudah bisa digunakan. Untuk sementara siswa belajar di sekolah darurat. Selanjutnya kalau bangunan sekolah barunya selesai, baru pindah ke sana,” kata Syam’un.
Dengan realisasi keuangan tambahan TKD yang masih 0 persen, Pemkab Aceh Singkil kini harus mengejar tahapan administrasi dan pelaksanaan kegiatan agar anggaran pemulihan tidak berhenti pada tahap perencanaan dan dapat segera digunakan untuk kebutuhan masyarakat terdampak bencana.