Secara keseluruhan, pemanfaatan tambahan TKD Aceh Selatan telah mencapai Rp24,8 miliar atau 48,04 persen dari total pagu sekitar Rp51,6 miliar. Angka ini mencakup seluruh penggunaan tambahan TKD, bukan hanya sektor infrastruktur.
Baca Juga: Bantuan Presiden Prabowo untuk Korban Gempa NTT, 4.925 Paket Sembako Tiba
Perwakilan Tim Satgas PRR Aceh dari Kementerian Dalam Negeri, Imran, mengatakan percepatan pekerjaan infrastruktur dibutuhkan untuk mengurangi risiko banjir susulan.
“Ketika debit air naik, kita berharap alirannya dapat tertampung dan terdistribusi dengan baik sehingga tidak meluap maupun menggenangi jalan,” kata Imran.
Satgas PRR juga mendorong normalisasi Krueng Trumon dilengkapi pembangunan jembatan Armco. Infrastruktur tersebut dinilai diperlukan untuk memperkuat konektivitas sekaligus mendukung mobilitas ekonomi masyarakat.
Dengan waktu menuju musim hujan yang semakin dekat, pemerintah daerah menghadapi dua target sekaligus: mempercepat realisasi anggaran dan memastikan pekerjaan fisik benar-benar selesai sebelum peningkatan curah hujan.