Dikejar Sebelum Puncak Musim Hujan
Percepatan normalisasi juga didorong Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera. Satgas meminta pekerjaan tidak melewati periode puncak musim hujan.
Perwakilan Tim Satgas PRR Aceh dari Kementerian Dalam Negeri, Imran, mengatakan puncak musim hujan diperkirakan berlangsung pada Oktober hingga Desember.
Baca Juga: TKD Aceh Singkil Rp21 Miliar Masih Nol Persen, Pemkab Kejar Penyerapan hingga 30 Persen per Bulan
“Puncak musim hujan berada pada Oktober, November, dan Desember. Kami berharap sebelum memasuki periode tersebut seluruh penanganan dapat diselesaikan,” kata Imran.
Menurut dia, pemerintah daerah perlu segera melaporkan hambatan teknis maupun administratif agar tidak menghambat pelaksanaan pekerjaan.
“Jika terdapat kendala di lapangan, segera sampaikan kepada Satgas PRR agar kita dapat bersama-sama mengurai akar masalah dan menyiapkan solusi yang memadai,” ujar Imran.
Normalisasi Krueng Meureudu kini berpacu dengan dua kepentingan: membuka kembali jalur nelayan secepat mungkin dan memastikan seluruh pekerjaan selesai sebelum curah hujan kembali meningkat. Jika jalur prioritas berhasil dibuka pada Agustus, nelayan tidak perlu menunggu hingga proyek keseluruhan rampung pada November untuk kembali melaut.