Menurut Nouldy, lahan sawah seluas 46 hektare membutuhkan solusi mekanis atau sistem irigasi baru karena perubahan kontur setelah bencana.
Satgas PRR merekomendasikan koordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk mengkaji penyediaan sumur bor, pompa air, atau alat berat. Untuk enam titik tanggul yang belum tertangani, koordinasi juga direkomendasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui BWS Aceh.
Dengan alokasi Rp7,3 miliar, Pemkab Aceh Barat mulai menangani sejumlah kebutuhan paling mendesak. Namun, pekerjaan pemulihan masih menyisakan persoalan yang membutuhkan pembiayaan dan intervensi lintas kementerian, terutama perlindungan sungai dan pemulihan lahan pertanian.