Pengembangan ekonomi kreatif juga dikaitkan dengan sektor pariwisata. Pemerintah kota menilai semakin banyak agenda kreatif yang digelar, semakin besar peluang terciptanya aktivitas usaha, kunjungan wisatawan, serta konsumsi produk dan jasa lokal.
Namun, target tersebut membutuhkan lebih dari sekadar penyelenggaraan acara. Penguatan pelaku usaha, keberlanjutan kegiatan, serta kemampuan mengubah potensi budaya menjadi produk ekonomi menjadi bagian penting agar agenda kreatif berdampak dalam jangka panjang.
Penutupan HJK Padang ke-357 sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 6 Agustus. Pemerintah kota menggunakan momentum tersebut untuk memperkuat agenda Padang sebagai kota kreatif dan mengembangkan gastronomi sebagai bagian dari identitas pariwisata kota.