Pengembangan ekonomi kreatif juga dikaitkan dengan sektor pariwisata. Pemerintah kota menilai semakin banyak agenda kreatif yang digelar, semakin besar peluang terciptanya aktivitas usaha, kunjungan wisatawan, serta konsumsi produk dan jasa lokal.
Namun, target tersebut membutuhkan lebih dari sekadar penyelenggaraan acara. Penguatan pelaku usaha, keberlanjutan kegiatan, serta kemampuan mengubah potensi budaya menjadi produk ekonomi menjadi bagian penting agar agenda kreatif berdampak dalam jangka panjang.
Penutupan HJK Padang ke-357 sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 6 Agustus. Pemerintah kota menggunakan momentum tersebut untuk memperkuat agenda Padang sebagai kota kreatif dan mengembangkan gastronomi sebagai bagian dari identitas pariwisata kota.
Artikel Terkait
Harga Telur Anjlok, Peternak DIY Bagikan 1.600 Ayam Afkir di Malioboro
RSUD Merah Putih Magelang Disorot Usai Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan IGD
Kebakaran Pabrik Bingkai di Duren Sawit, 25 Mobil Damkar Dikerahkan
Pegawai Diskominfo Kukar Diduga Bakar Ruang Rapat Setelah Kesal Jadi Bahan Olokan