Selasa, 18 Agustus 2026

Gerakan Pangan Murah di Aceh Besar, 4 Ton Beras Disiapkan untuk Warga Blang Bintang

Photo Author
Ratu Azzuhra, Kabaraceh.id
- Jumat, 14 Agustus 2026 | 14:26 WIB
Masyarakat antre saat berbelanja kebutuhan pokok pada Gerakan Pangan Murah (GPM) di Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (13/8/2026).
Masyarakat antre saat berbelanja kebutuhan pokok pada Gerakan Pangan Murah (GPM) di Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (13/8/2026).

KABAR ACEH ID - Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali digelar di Aceh Besar untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kali ini, kegiatan berlangsung di halaman Kantor Camat Blang Bintang, Kamis, 13 Agustus 2026.

Dinas Pangan Aceh menyiapkan 4.000 kilogram beras premium, 1.600 liter minyak goreng, 1.600 kilogram gula pasir, dan 800 papan telur ayam ras dalam kegiatan tersebut.

GPM merupakan salah satu upaya Pemerintah Aceh menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus mengendalikan inflasi. Program ini menyasar komoditas yang berpengaruh langsung terhadap pengeluaran rumah tangga.

Camat Blang Bintang Subhan mengatakan program tersebut membantu warga memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, terutama ketika harga sejumlah komoditas mengalami perubahan.

Baca Juga: Harimau Diduga Mangsa Sapi Warga di Perkebunan PTPN Julok Rayeuk Aceh Timur

“Gerakan Pangan Murah ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” kata Subhan.

Menurut dia, pengendalian harga pangan membutuhkan koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, kecamatan, serta masyarakat. Program pangan murah menjadi salah satu cara pemerintah mendekatkan akses komoditas pokok kepada konsumen.

Kegiatan di Blang Bintang merupakan bagian dari rangkaian GPM yang digelar Pemerintah Aceh di sejumlah wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar selama Agustus 2026.

Subhan berharap kegiatan serupa tidak hanya dilakukan secara berkala, tetapi juga dapat diperkuat ketika terjadi kenaikan harga bahan kebutuhan pokok.

Baca Juga: Gajah Sumatra Mati Beruntun di Aceh, BKSDA Didesak Evaluasi Sistem Perlindungan Satwa

“Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Editor: Umar Effendy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X