KABAR ACEH ID — Pemilik sebuah toko di Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, membuka tokonya untuk membantu warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7. Barang kebutuhan dasar seperti susu dan popok bayi diberikan kepada warga yang membutuhkan.
Aksi pemilik toko bernama Nurdin itu terekam dalam video yang diunggah akun Threads @kang_iman dan kemudian beredar di media sosial. Dalam video tersebut, Nurdin mengatakan meminta karyawannya membuka toko meski mereka juga terdampak gempa dan sedang mengurus keluarga masing-masing.
Namun, toko itu tidak dibuka untuk berjualan seperti biasa. Nurdin mengarahkan karyawan untuk melayani warga yang membutuhkan sejumlah kebutuhan dasar.
“Mereka juga kena musibah. Mereka tadi juga sempat keberatan untuk buka hari ini. Saya bilang kalau saya tidak mau jualan hari ini. Hanya mau menyiapkan untuk orang-orang yang butuh barang-barang seperti untuk bayi, susu, dan pampers,” ujar Nurdin dalam video tersebut.
Baca Juga: Bantuan Presiden Prabowo untuk Korban Gempa NTT, 4.925 Paket Sembako Tiba
Nurdin mengatakan kondisi tokonya masih cukup baik setelah gempa. Sebagian besar barang dagangan masih berada di dalam toko, meski kondisinya berantakan.
“Nama tokonya Maci Mart Reo yang alhamdulillah kami masih diberi perlindungan, barang-barang saja yang terbengkalai,” katanya.
Ia menegaskan membuka toko bukan untuk mengambil keuntungan. Bahkan, penjualan rokok dihentikan agar dana yang tersedia dapat digunakan untuk membantu warga.
“Bukan saya mau cari untung, tidak, tapi untuk melayani yang memang membutuhkan,” ujar Nurdin.
Selain memberikan barang kebutuhan dasar, Nurdin mengatakan pihaknya tetap melayani penarikan uang di cabang toko lainnya berdasarkan permintaan masyarakat.
Baca Juga: Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 47 Orang, Ini Jejak Gempa Besar di Flores dan Sekitarnya
Video tersebut mendapat lebih dari 8.500 tanda suka di Threads. Sejumlah pengguna media sosial mengaku menerima bantuan dari pemilik toko tersebut.
Salah seorang pengguna dengan akun @itsme.lagaimo menulis bahwa Nurdin menolak ketika warga hendak membeli barang dan meminta uang donasi disalurkan untuk kebutuhan masyarakat.
Artikel Terkait
Tambang PT MMS di Aceh Selatan Ditolak Tiga Gampong, Dua Keuchik Cabut Rekomendasi
Demo BEM UI di Bundaran HI, Polisi Amankan 21 Orang Bawa Petasan dan Botol
Relokasi 65 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Dikebut, Administrasi Lahan Jadi Kunci
SDN 13 Banda Sakti Borong Dua Gelar Juara di Merdeka Marching Band Festival II Lhokseumawe
Kemeriahan Hari Kemerdekaan, Prajurit TNI, Persit dan Anak-Anak Ikuti Lomba di Korem 011/Lilawangsa