BGN juga akan memeriksa berbagai aspek dalam proses penyediaan dan distribusi makanan, termasuk ketentuan mengenai label waktu makan pada wadah MBG.
“Nanti aku cek, apakah dia sudah ada labelnya atau belum, apa segala macam akan kita cek, kita investigasi,” katanya.
Sudaryono mengatakan sanksi dapat diperberat jika hasil investigasi menemukan unsur kesengajaan atau pelanggaran lain. Menurut dia, dapur dapat ditutup permanen apabila terbukti melakukan pelanggaran serius.
Kasus di Berastagi ini menambah daftar kejadian dugaan gangguan kesehatan yang muncul setelah pembagian makanan MBG. Namun, penyebab pasti kejadian kali ini belum dapat disimpulkan sebelum pemeriksaan medis dan investigasi terhadap makanan serta dapur penyedia selesai.