BMKG kemudian menyatakan peringatan dini tsunami berakhir setelah pemantauan tidak menunjukkan ancaman tsunami yang membahayakan masyarakat.
Korban Gempa Mencapai 33 Orang
Dampak gempa tidak hanya memicu kepanikan dan evakuasi. Pemerintah Provinsi NTT melaporkan 33 orang meninggal dunia dan 23 lainnya mengalami luka-luka.
Baca Juga: Pria Ditemukan Meninggal di Bawah Rumah Panggung di Aceh Utara
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan korban meninggal tersebar di sejumlah kabupaten. Sebanyak tiga orang meninggal di Sikka, satu di Nagekeo, 14 di Manggarai, 14 di Manggarai Timur, dan satu di Manggarai Barat.
Sementara korban luka tercatat di Sikka, Ende, dan Manggarai. Data tersebut masih bersifat sementara karena proses pencarian, evakuasi, dan pendataan korban masih berlangsung.
Dengan kondisi tersebut, perhatian kini beralih pada proses evakuasi korban, pemeriksaan bangunan yang terdampak, serta penanganan warga yang mengungsi setelah gempa kuat mengguncang Flores.
Artikel Terkait
Jembatan Desa Jadi Prioritas, HRD: Anak Sekolah Tak Boleh Pertaruhkan Nyawa Menyeberang Sungai
Pencurian 10 Sekolah di Bireuen Terungkap, Polisi Tangkap Pelaku dan Sita Laptop hingga Proyektor
21 Tahun Perdamaian Aceh, Belasan Ribu Warga Aceh Utara Gelar Zikir dan Doa Bersama
Pascabencana Nagan Raya, Satgas PRR Soroti Jembatan Putus dan Kondisi Sungai
KPA Pase dan warga peringati Hari Damai Aceh di Rumah Adat Cut Meutia