Selasa, 18 Agustus 2026

Bullying Siswa SMK Kebumen Berujung Laporan Polisi, Terduga Pelaku Diamankan

Photo Author
Umar Effendy, Kabaraceh.id
- Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:49 WIB
Menyoroti viralnya dugaan perundungan yang dialami seorang siswa SMK di Kebumen, Jawa Tengah. Berikut ini kronologinya. ((Instagram.com/@bekasikinian))
Menyoroti viralnya dugaan perundungan yang dialami seorang siswa SMK di Kebumen, Jawa Tengah. Berikut ini kronologinya. ((Instagram.com/@bekasikinian))

KABAR ACEH ID — Polisi mengamankan seorang pelajar yang diduga terlibat dalam kasus perundungan terhadap siswa SMK swasta di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kasus ini dilaporkan setelah video kekerasan terhadap korban beredar di media sosial.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kebumen telah memeriksa korban, pelapor, dan seorang saksi. Terduga pelaku yang masih di bawah umur juga telah dibawa ke Polres Kebumen untuk menjalani pemeriksaan.

“Polres Kebumen telah melakukan langkah-langkah penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” kata Putu dalam keterangannya, Minggu, 16 Agustus 2026.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di area belakang sebuah SMK di Kecamatan Kutowinangun pada Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca Juga: Miras Dilarang di Indramayu, Lucky Hakim Perintahkan Razia hingga Penjualan Berbasis Gimik

Video yang beredar memperlihatkan seorang siswa berseragam pramuka menjadi sasaran kekerasan. Dalam rekaman itu, seorang pelajar lain terlihat mengajak korban berkelahi di area terbuka di belakang sekolah.

Polisi masih menyelidiki rangkaian kejadian tersebut, termasuk pihak-pihak yang terlibat dan kondisi yang melatarbelakangi kekerasan.

Diduga Bermula Saat Antre Makan Bergizi Gratis

Kuasa hukum korban, HD Sriyanto, mengatakan peristiwa tersebut terjadi ketika kegiatan belajar mengajar masih berlangsung. Menurut dia, korban saat itu sedang mengantre makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Korban kemudian diduga diseret keluar dari antrean menuju lahan kosong di belakang gedung sekolah. Di lokasi itu, korban diduga mengalami kekerasan oleh kakak kelasnya.

Baca Juga: BMA Aceh Dorong Regenerasi Ulama, Mubahasah Ulama Muda Digelar di Bireuen

“Kejiadiannya pada Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, saat masih dalam kegiatan belajar mengajar,” kata Sriyanto.

Aksi kekerasan tersebut direkam dan kemudian videonya menyebar di media sosial.

Orang tua korban bersama kuasa hukumnya melaporkan kasus itu ke Polres Kebumen pada Selasa, 11 Agustus 2026. Laporan ditempuh setelah mediasi yang melibatkan keluarga korban, pihak sekolah, dan keluarga siswa yang diduga sebagai pelaku belum menghasilkan penyelesaian yang diharapkan.

Halaman:

Editor: Umar Effendy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X