Sementara Jamaluddin memaparkan sejumlah agenda yang disiapkan, termasuk zikir dan doa bersama di Masjid Raya Baiturrahman.
Peringatan tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga ruang untuk mengingat sejarah, mengevaluasi manfaat perdamaian, dan menjelaskan kepada generasi baru mengapa perdamaian perlu terus dijaga.
Artikel Terkait
Dua Rumah Kayu di Lhokseumawe Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta
Pemkab Aceh Utara Salurkan Rp11,21 Miliar untuk Korban Bencana, Jadup Menyasar 230 KK
Dividen Bank Aceh Rp2,05 Miliar Masuk ke Pemko Banda Aceh, Zakat Rp400 Juta Disalurkan
Harga Telur Anjlok, Peternak DIY Bagikan 1.600 Ayam Afkir di Malioboro
Jenazah Fakhrur Rizal Perantau Lhokseumawe Dipulangkan dari Batam, Haji Uma Bantu Biaya Rp4,25 Juta