aceh

Jembatan Darurat Indra Makmu Aceh Timur Rusak Lagi, Diduga Setelah Dilintasi Truk Bermuatan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:27 WIB
kerusakan diduga terjadi setelah sebuah truk bermuatan batu bata melintasi jembatan darurat yang sebelumnya dibangun secara swadaya oleh masyarakat.

KABAR ACEH ID — Jembatan darurat yang menghubungkan Desa Pelita Sagop Jaya dengan kawasan Afdeling 3 Julok Rayeuk Utara dan Julok Rayeuk Selatan, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, kembali rusak. Kerusakan terjadi pada Selasa, 11 Agustus 2026, sekitar pukul 18.00 WIB.

Kerusakan itu kembali mengganggu akses warga yang menggunakan jembatan tersebut untuk aktivitas sehari-hari, termasuk menuju kawasan perkebunan dan fasilitas pendidikan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan kerusakan diduga terjadi setelah sebuah truk bermuatan batu bata melintasi jembatan. Kendaraan itu disebut membawa material untuk pembangunan rumah pekerja di kawasan perkebunan PTPN Julok Rayeuk Utara.

Namun, dugaan tersebut belum mendapat konfirmasi dari pihak yang terkait dengan kendaraan maupun kegiatan pembangunan tersebut.

Jembatan itu sebelumnya dibangun secara swadaya oleh masyarakat dan menjadi salah satu akses penting bagi warga di kawasan Indra Makmu timur. Setelah kembali rusak, masyarakat harus menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh sehingga menambah waktu tempuh.

Baca Juga: SMA 2 Banda Aceh Lolos Final Nasional Cerdas Cermat Empat Pilar, Aceh Siapkan Karantina

Berulang Kali Rusak

Kerusakan kali ini bukan yang pertama. Warga menyebut jembatan tersebut beberapa kali mengalami kerusakan dan amblas dalam beberapa tahun terakhir, terutama ketika banjir terjadi.

Selain faktor alam, penggunaan jembatan oleh kendaraan bermuatan berat juga menjadi perhatian masyarakat. Warga khawatir kondisi jembatan darurat tidak mampu menahan beban kendaraan dengan muatan besar.

Perbaikan selama ini beberapa kali dilakukan secara swadaya melalui gotong royong. Perusahaan yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut juga disebut pernah membantu perbaikan akses.

Tokoh masyarakat Kemukiman Indra Makmu Timur, Tursno, membenarkan kerusakan jembatan tersebut. Menurut dia, kondisi itu kembali berdampak terhadap mobilitas masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut.

Baca Juga: Jenazah Fakhrur Rizal Perantau Lhokseumawe Dipulangkan dari Batam, Haji Uma Bantu Biaya Rp4,25 Juta

Tursno berharap pemerintah dan pihak terkait segera memperbaiki jembatan agar akses warga kembali normal.

Masyarakat juga meminta pihak yang nantinya terbukti menyebabkan kerusakan ikut bertanggung jawab terhadap pemulihan jembatan.

Halaman:

Tags

Terkini