Pernyataan Bupati Jadi Sorotan
Pernyataan Antonius yang menyebut kondisi siswa sebagai “berita baik” kemudian menuai sorotan di media sosial. Sejumlah pengguna media sosial menilai pemerintah daerah seharusnya menyampaikan empati dan memastikan evaluasi terhadap penyedia makanan MBG.
Antonius sebelumnya mengatakan kondisi para siswa yang mendapat perawatan secara umum baik. Pernyataan itu disampaikan ketika jumlah siswa yang dilaporkan mengalami gejala telah mencapai lebih dari 250 orang.
Baca Juga: Gerakan Pangan Murah di Aceh Besar, 4 Ton Beras Disiapkan untuk Warga Blang Bintang
Namun, kondisi para siswa yang tidak mengkhawatirkan tidak serta-merta menjelaskan penyebab mereka mengalami keluhan setelah menyantap MBG. Penyebab kejadian masih memerlukan pemeriksaan medis serta investigasi terhadap makanan dan dapur penyedia.
Kasus ini terjadi di tengah evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG setelah muncul laporan dugaan gangguan kesehatan di sejumlah daerah. Karena itu, hasil pemeriksaan terhadap makanan yang dikonsumsi para siswa dan proses pengolahannya menjadi penting untuk memastikan apakah terdapat kaitan antara makanan MBG dengan keluhan yang dialami para siswa.
Artikel Terkait
Gajah Sumatra Mati Beruntun di Aceh, BKSDA Didesak Evaluasi Sistem Perlindungan Satwa
Harimau Diduga Mangsa Sapi Warga di Perkebunan PTPN Julok Rayeuk Aceh Timur
Gerakan Pangan Murah di Aceh Besar, 4 Ton Beras Disiapkan untuk Warga Blang Bintang
MBG Diduga Bikin 269 Siswa di Berastagi Sakit, BGN Suspen Dapur dan Investigasi
Penistaan Agama Challenge Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, Polda Metro Tetapkan 4 Tersangka